ILMU
Mudah-mudahan ini adalah sebuah efek positif yang saya rasakan setelah melewati bulan Ramadhan hingga pelaksanaan Idul Fitri 1432 H. Tentunya dengan sebuah alasan yang jelas kenapa tiba-tiba saya ingin sekali berjalan di tengah-tengah rel (bukan rel kereta api). Sering sekali kita bersemangat dalam hidup dan keringat kita curahkan dan waktu kita habiskan seakan-akan kita sudah berbuat yang terbaik ntah untuk keluarga maupun untuk sosok yang menjadi tanggung jawab kita atau sosok yang kita cintai dalam hidup ini. Namun semua itu sia-sia ketika pada titik garis finish atau titik tertentu masih ada pertanyaan dalam hati kecil kita “untuk apa saya lakukan ini semua dan apa tujuan saya melakukan ini semua, kenapa saya melakukan ini semua”. Ibarat kita makan sebuah makanan namun kita bertanya apa yang kita makan sedangkan makanan sudah masuk semua kedalam perut kita. Yah itulah fitrah manusia tempatnya salah dan lupa yang mudah-mudahan semua ada hikmah yang bisa diambil.
ILMU, jawaban yang begitu mantap merasuk kedalam relung hatiku yang selama ini sering saya abaikan. Sering kali tujuan ini tidak jelas karena diselimuti dengan nafsu dan angan-angan tanpa mempertimbangkan baik dan buruk sebelumnya. Jika tujuan hambar tentulah niat kita gak karu-karuan, yang pasti hasilnya mengecewakan. Betapa ilmu saya rasakan adalah sebuah pondasi atau alasan yang kuat kenapa saya berbuat. Dengan bekal ilmu dibarengi dengan tujuan yang jelas dan di topang dengan niat yang kuat mudah-mudahan sekecil apapun impian kita bisa terwujud. Amin Belajar befikir sederhana dari orang-orang yang hidup dalam sebuah kesederhanaan.
saMsuga : “Berbekal Ilmu dengan Tujuan yang jelas dan Niat yang benar dan kuat, mudah-mudahan impian bisa terwujud”

Komentar